Skip to main content

Posts

Showing posts from July, 2024

Melalui Pencobaan

Mari kita mulai dengan membantah sebuah mitos: Tidak ada tertulis dalam Alkitab di mana Tuhan menjanjikan kita kehidupan yang sempurna, bebas dari masalah. Sebaliknya, berkali-kali, para pengikut Kristus mendapati diri mereka dianiaya, diserang, atau menghadapi berbagai macam masalah. Dalam surat Yakobus kepada para jemaat abad pertama, Yakobus memberi tahu mereka tentang berbagai pencobaan yang akan mereka alami dalam kehidupan:  "Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada orang-orang yang mengasihi Dia." Yakobus 1:12 PBTB2 Jika kita melihat pencobaan itu dimaksudkan agar kita semakin serupa dengan Yesus, justru kita akan terberkati olehnya. Mungkin Anda dapat mengenang saat musim hidup yang sulit. Melihat mereka, Anda akan mampu menunjukkan bagaimana Tuhan memurnikan Anda saat keluar dari situasi tersebut. Tuhan sering kali bekerja di balik layar untuk mempe...

Jauh Lebih Banyak

Doa paling berani apa yang dapat Anda pikirkan untuk didoakan? Atau hal paling luar biasa apa yang berani Anda bayangkan?  Tahukah Anda bahwa Tuhan dapat mengatasinya? Paulus berkata seperti ini:  “Bagi Dia yang dapat melakukan jauh lebih banyak daripada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita…” Efesus 3:20 PBTB2 Anda tahu impian-impian tenang di hati Anda? Tuhan menempatkannya di sana. Anda tahu kerinduan akan sesuatu yang lebih baik daripada dunia yang rusak ini? Tuhan memberi Anda keinginan itu. Anda tahu kerinduan terdalam dari jiwa Anda? Tuhan tahu bagaimana cara memenuhinya.  Seperti kata Paulus, Tuhan dapat melakukan lebih dari yang kita minta atau bayangkan, tetapi kita juga harus mengingat bagian kedua dari firman-Nya: menurut kuasa-Nya yang bekerja di dalam kita.  Itu semua adalah kuasa Tuhan dan rencana-Nya. Tetapi Dia telah mengundang kita ke dalamnya. Jadi apa bagian kita dalam proses ini?...

Hikmat Abadi

Setelah dibebaskan dari perbudakan Mesir dan mengembara di padang gurun selama 40 tahun, bangsa Ibrani akhirnya berdiri di tepi tanah yang dijanjikan Tuhan.  Meskipun pemimpin sebelumnya, Musa, baru saja meninggal, Tuhan menunjuk Yosua untuk menggantikannya. Selama peralihan otoritas ini, Tuhan memberikan beberapa nasihat bijak kepada Yosua: “Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.” Yosua 1: 8 TB “Kitab Taurat” mengacu pada lima kitab pertama dalam Alkitab— yang juga dikenal sebagai Torah (dalam bahasa Ibrani) atau Pentateuch (dalam bahasa Yunani). Kini, kita memiliki kelima kitab itu dan lebih banyak lagi—yaitu 66 kitab dalam Alkitab, termasuk Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Allah memberikan Hukum kepada bangsa Israel melalui Musa. Hukum ini mengungkapkan...

Setiap Orang Tunduk kepada Sesuatu

Setiap orang tunduk kepada sesuatu atau seseorang di dalam hidup. Jika bukan kepada Allah, Anda akan tunduk kepada opini populer, kepada uang, kepada kebencian atau rasa takut, atau kepada harga diri, nafsu, dan ego Anda sendiri. Kita diciptakan untuk menyembah sesuatu, dan ketika kita gagal menyembah Allah, maka kita menciptakan dewa-dewa (ilah) untuk menyerahkan diri kita. E. Stanley Jones berkata, "Jika Anda tidak tunduk kepada Kristus, Anda berserah kepada kekacauan." Anda bebas untuk memilih kepada siapa Anda tunduk, namun Anda tidaklah terbebas dari akibat pilihan tersebut: "Karena itu tunduklah kepada Allah." (Yakobus 4:7 TB) Tunduk bukanlah cara hidup yang terbaik; ini adalah satu-satunya cara untuk hidup. Tak ada lainnya yang berhasil. Segala cara lainnya mengarah kepada rasa frustrasi, kekecewaan, dan merusak diri sendiri. Menyerahkan hidup Anda bukanlah suatu dorongan emosi yang bodoh melainkan suatu tindakan yang rasional dan pandai, serta ha...

Belajar Bertanding Dengan Baik

Saat kita menjadi orang Kristen dan pertama kalinya percaya kepada Yesus, kita telah memulai perjalanan iman. Kita berkomitmen untuk menjadi murid Yesus, yang mengikuti perintah-Nya, dan percaya kepada-Nya. Rasul Paulus, dalam ajarannya kepada Timotius, mendorongnya untuk berjuang dalam pertandingan iman yang baik. Ini menyiratkan bahwa perjalanan iman seringkali akan sulit. Terkadang bisa rumit, berat, dan mengerikan. Kata-kata Paulus menjadi pengingat bahwa terkadang—iman terlihat seperti pertandingan. Namun, ini bukan pertandingan melawan sesama manusia, perjalanan iman ini adalah pertandingan demi kebaikan, keindahan, dan kesetiaan. Kita berperang melawan sifat buruk kita sendiri, dan juga melawan musuh Tuhan di alam roh. Berjuang itu misalnya seperti membuat keputusan yang tepat meskipun itu bukan pilihan termudah. Seperti memilih bersikap lembut ketika kita merasa mau marah. Atau memilih kasih walau sebenarnya lebih mudah menjadi egois. Berjuang dengan baik berarti te...

Kuatkan dan Teguhkanlah Hatimu

Saat Paulus menulis surat pertama mereka kepada gereja di Korintus, dia menulis kepada orang-orang percaya yang mengalami perpecahan yang intens. Kekuasaan dan politik di dalam komunitas gereja menyebabkan umat Kristen berpaling dari pengajaran Yesus dan bersaing satu sama lain. Dan oleh karena itu, orang-orang miskin menderita, orang-orang menjadi bingung dengan teologi, dan hal-hal yang tidak bermoral mendapatkan toleransi. Jadi setelah mengungkapkan kesalahan mereka, dan menunjukkan bagaimana hidup sesuai dengan Roh Kudus, Paulus merangkumkan keinginannya bagi jemaat di Korintus dalam kalimat ini... Waspadalah. Tetaplah teguh dalam iman. Beranilah dan tetaplah kuat. Lakukan segala sesuatu dalam kasih. 1 Korintus 16:13-14 AMD Waspadalah... Paulus menggunakan kata ini untuk mengingatkan teman-temannya terus memperhatikan hidup mereka, komunitas mereka, dan pilihan yang mereka ambil. Dia tahu bahwa mereka tidak selalu waspada, sehingga mereka tidak memperhatikan kebohongan,...

Memancarkan Terang Yesus

Pernahkah Anda berjalan dari tempat gelap ke tempat yang sangat terang? Cahaya memiliki kekuatan yang luar biasa terhadap indra kita, dan kadang bisa berlebihan. Tetapi cahaya itu penting untuk kehidupan kita. Cahaya memperlihatkan realitas kepada kita. Cahaya menerangi hal-hal di sekitar kita. Dalam Matius 5, Yesus menggunakan berbagai perumpamaan cahaya untuk menggambarkan kehidupan seorang murid. Dia berkata bahwa murid-murid-Nya seperti kota yang dibangun di atas bukit yang terangnya menerangi lembah (Matius 5:14). Dia juga mengatakan kita seperti pelita yang menerangi seluruh rumah (Matius 5:15). Kehidupan seorang murid Yesus dimaksudkan seperti cahaya yang bersinar terang untuk dilihat orang lain. Lalu terang apa yang kita miliki?  Pertama dan terutama, terang itu adalah pesan Injil. Kita diberi pengetahuan tentang apa yang telah Yesus lakukan bagi kita, dan itulah yang mengubah segalanya bagi kita. Kita sekarang memiliki hidup baru karena Yesus. Kita telah diperc...

Rindu Hadirat Tuhan

Luangkan waktu sejenak untuk memikirkan keinginan Anda dalam hidup. Buat daftar cita-cita dari semua hal yang ingin Anda capai. Pikirkan prioritas utama Anda dan di mana Anda harus menghabiskan waktu menurut Anda. Sekarang, kembali ke daftar tersebut dan pertimbangkan berapa banyak dari keinginan Anda itu yang di dalamnya termasuk meluangkan waktu bersama Tuhan. Apakah ada pencapaian-pencapaianmu yang membutuhkan hadirat Tuhan? Penulis Mazmur 42 membandingkan dirinya dengan seekor rusa yang merindukan air. Rusa itu lelah dan haus tanpa air, jadi yang diinginkannya hanyalah menemukan aliran air untuk minum. Dengan cara yang sama, Pemazmur lelah dan letih dari kehidupan. Dia berada di bawah tekanan dan semakin lemah. Namun, kerinduan terdalamnya adalah Tuhan.  Sama seperti rusa merindukan air, jiwa pemazmur merindukan kehadiran Tuhan. Dia tahu bahwa solusi untuk masalah-masalahnya bukanlah prestasi dan pujian—melainkan meluangkan waktu dalam hadirat Tuhan. Tidak salah mem...

Mahakarya Sedang Diproses

Ada ayat dalam kitab Amsal yang sering dikutip saat merujuk pada persahabatan atau pernikahan… "Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya." Amsal 27:17 TB Ya, kita ingin mendorong satu sama lain, saling menyemangati, dan saling menajamkan secara emosi, fisik, dan roh. Namun saat Anda benar-benar memikirkan implikasi dari gambaran tersebut, sesungguhnya ayat ini pelik.  Besi ditajamkan melalui panas dan gesekan, melalui pemotongan dan pengirisan. Saat ditempa, ia dibentuk menjadi sesuatu yang indah dan memiliki tujuan yang lebih baik dari sebelumnya.  Penajaman itu punya tujuan khusus, tapi bisa juga terasa sakit. Gesekan yang disengaja sering menghasilkan karakter yang lebih murni, kuat, dan tajam. Kita bukan ditajamkan dengan hubungan yang tanpa disengaja, tanpa dipikirkan, atau tanpa dipedulikan, tetapi kita ditajamkan oleh mereka yang dalam kasih membantu mengikis sisi buruk–yang bisa mengenali dan memvisualisasikan mahakarya seperti yang Tuhan inginkan ...

Hidup dengan Murah Hati

Apa hartamu yang paling berharga? Mungkin itu adalah hal yang paling mahal yang Anda miliki, seperti rumah yang Anda beli dengan bekerja sepanjang hidup Anda. Tapi bisa juga berupa foto di waktu spesial yang Anda habiskan bersama seseorang yang Anda cintai. Atau bisa juga hadiah yang berarti dari seorang teman. Nilai yang kita berikan pada suatu "benda" berhubungan erat dengan emosi kita. Cara kita menggunakan hal-hal yang paling kita hargai menunjukkan prioritas kita yang sebenarnya.  Kematian Yesus di kayu salib adalah salah satu contoh terbesar dari kemurahan hati Allah. Meskipun tahu kalau kita tidak akan pernah bisa membalasnya, Tuhan tidak ragu-ragu untuk menyerahkan harta terbesar-Nya—Putra-Nya yang tunggal—bagi kita. Dan melalui tindakan pengorbanan itu, Dia menunjukkan seperti apa kemurahan hati itu: yaitu rela menawarkan apa yang kita miliki sehingga orang lain dapat berkembang, sekalipun hal itu menyebabkan kita kesakitan dalam prosesnya. Anda tidak har...

Kecantikan Sejati

Dalam hikmat dan kreativitas Tuhan yang tak terbatas, Dia telah menciptakan hal-hal yang luar biasa: matahari terbenam bak lukisan cat air, pegunungan yang menakjubkan, lautan biru kehijauan, dan manusia yang rupawan. Amsal 31 adalah pasal terkenal dalam Alkitab tentang seorang wanita yang takut akan Tuhan, pekerja keras, dan murah hati. Menariknya, Amsal 31 ditulis oleh seorang pria—yaitu, Raja Lemuel, meskipun sebenarnya itu adalah nasihat dari ibunya yang dia bagikan sewaktu dia menjadi raja. Sesuatu yang kurang jelas dalam bahasa non-Ibrani adalah bahwa ayat 10-31 sebenarnya membentuk puisi akrostik—setiap ayat diawali dengan salah satu dari 22 huruf abjad Ibrani, berturut-turut dari Alef ke Taw (dari awal hingga akhir). Menjelang klimaks puisi, penulis menulis: “Kemolekan adalah bohong dan kecantikan adalah sia-sia, tetapi istri yang takut akan TUHAN dipuji-puji.” Amsal 31:30 TB Dalam hati kita tahu ini benar, bukan? Betapa pun molek atau cantiknya seorang wanita, kita...

Bekerja Adalah Bagian Dari Rencana Allah

Pekerjaan Anda bisa menjadi suatu ibadah. Tak peduli apa yang Anda kerjakan, tak akan pernah sekedar pekerjaan jika Anda adalah seorang percaya. Ini karena Allah merancang Anda dengan talenta, karunia dan minat yang ingin Dia pakai untuk kemuliaan-Nya. Anda dibuat secara khusus. Tak ada seorang pun yang serupa dengan Anda di seluruh dunia. Dan karunia-karunia, kepandaian, talenta, bahkan minat yang Anda miliki -- itu semua diprogram secara genetis ke dalam diri Anda oleh Allah. Allah menciptakan Anda untuk suatu misi khusus -- dan Dia ingin Anda menggunakan karunia-karunia yang telah Ia berikan pada Anda dalam pekerjaan Anda. Alkitab berkata bahwa Anda adalah buatan tangan Allah. Kata dalam Bahasa Yunani yang dipakai untuk buatan tangan adalah poema. Dari sini kata dalam Bahasa Inggris poem berasa -- Anda adalah puisi dari Allah! Anda adalah karya seni Allah. Anda adalah karya besar Allah. Pekerjaan Anda adalah bagian dari rencana Allah bagi hidup Anda dan itulah sebabnya s...

Injil Sederhana

Untuk memahami pesan injil Yesus, Roma 10:13 adalah salah satu ayat yang sangat penting…  Siapa saja yang berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan.  Roma 10:13 PBTB2  Pesan injil Yesus adalah bahwa Yesus hidup sempurna dan mati disalib karena dosa kita, dan melalui kematian serta kebangkitan-Nya kita bisa mengalami hidup yang sejati dan abadi. Kita diberi kesempatan untuk percaya kepada Yesus, dan melalui pengalaman iman atas anugerah pengampunan dan kasih Yesus yang tidak layak kita terima. Bagian kontroversi dari pesan ini adalah kita tidak perlu melakukan apa pun untuk memperolehnya. Keselamatan adalah anugerah yang Tuhan berikan kepada kita secara cuma-cuma melalui iman kepada Yesus (Efesus 2:8-9). Paulus, penulis kitab Roma, mengatakan dengan jelas bahwa setiap orang yang berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan. Keselamatan tidak dikhususkan bagi orang kaya, ternama, atau terkenal. Tetapi diberikan kepada semua orang yang mengenali kekurangan dan k...

Mengapa Kasih Itu Penting

Mengerjakan sesuatu sesuai dengan kemampuan kita itu memberikan kepuasan, dan Tuhan menciptakan setiap kita dengan talenta agar kita mampu menjadi seperti yang Dia inginkan. Beberapa dari kita pandai berkomunikasi. Dan yang lainnya mampu memberi hikmat yang bermanfaat. Namun kita semua memiliki talenta yang dapat digunakan untuk kemuliaan nama-Nya.  Dalam 1 Korintus 13, Paulus menekankan bahwa tanpa kasih, talenta yang diberikan Tuhan kepada kita tidak dapat digunakan secara maksimal. Paulus bahkan mengatakan bahwa kita bisa menjadi orang paling bertalenta di dunia, namun jika kita tidak memiliki kasih Tuhan di dalam hati kita, maka perkataan dan tindakan kita pada dasarnya tidak berguna.  Kasih dikategorikan sebagai karakteristik yang terbesar karena memiliki pengaruh positif pada semua hal – termasuk bagaimana kita menggunakan karunia kita sebagai respons atas kasih Tuhan. Saat kita mengetahui kasih Tuhan bagi kita, kita bisa beriman bahwa Dia adalah seperti yang...

Seperti apakah kasih itu?

Jika Anda meminta sepuluh orang secara acak untuk menjelaskan pengertian tentang kasih, kemungkinan besar Anda akan menerima sepuluh jawaban yang berbeda. Kita sering mendefinisikan kasih dengan apa yang paling kita hargai atau sukai. Namun, dengan begitu banyaknya definisi kasih yang sering kali bertentangan, para pengikut Yesus seharusnya mencari kebenaran.  Definisi kasih yang sejati tidak berasal dari budaya, nilai-nilai sendiri, atau menurut batin kita sendiri—tetapi berasal dari Allah, sebab “Allah adalah kasih” (1 Yohanes 4:8). Jadi, pemahaman yang benar tentang kasih harus datang dari Tuhan. 1 Korintus 13 sepenuhnya dikhususkan untuk mendefinisikan apa kasih itu. 1 Korintus 13:6 (BIMK) mengatakan bahwa kasih tidak senang dengan kejahatan. Kejahatan adalah perbuatan yang menentang Tuhan atau jalan-Nya. Ketika kita tidak mematuhi hukum Allah, dan memilih untuk melakukan hal yang salah, atau melukai orang lain, itulah kejahatan.  Intinya, kejahatan adalah keti...

Kasih yang Tidak Egois

Pernahkah Anda merenungkan apa sebenarnya arti mengasihi orang lain? Dalam 1 Korintus, Paulus berkata bahwa kasih "tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain." Luangkanlah waktu sejenak untuk berdiam diri di hadapan Tuhan dan merenungkan makna dan tindakan kasih. Bagaimana hal ini dicerminkan dalam tindakan kita terhadap orang lain? "Kasih tidak melakukan yang tidak sopan." Apakah saya memprioritaskan kebutuhan dan kepentingan orang lain di atas keinginan sendiri? Apakah saya mengorbankan keuntungan pribadi demi kepentingan orang lain, dimotivasi oleh empati dan kasih yang tulus? "Kasih tidak pemarah." Apakah saya memilih pengampunan daripada dendam, dan menolak untuk terpancing emosi oleh sebab kekurangan orang lain? "Kasih tidak menyimpan kesalahan orang lain." Apakah saya benar-benar percaya bahwa kasih tidak menyimpan kesalahan? Dan apakah s...

Mengasihi Seperti-Nya

Dari teman sampai keluarga, hubungan terkadang sulit dikendalikan. Tetapi jika ada satu hal yang bisa membedakan hubungan Anda, itu adalah kasih yang sejati. Dalam surat pertama Paulus kepada jemaat di Korintus, Yunani, dia menjelaskan bahwa bahkan jika Anda memiliki iman, pengetahuan, atau kemurahan hati di dunia, atau jika Anda bisa berbahasa lidah, atau memiliki karunia bernubuat–tidak ada yang berarti tanpa kasih. Dia melanjutkan: "Kasih itu sabar; kasih itu baik hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong." 1 Korintus 13:4 TB2 Kemungkinan, Anda ingin menjadi orang yang sabar. Anda berniat menjadi manusia yang baik hati. Anda ingin menjadi individu yang rendah hati dan merasa puas. Namun, terkadang Anda tergesa-gesa. Terkadang Anda kesal. Kadang Anda menjadi kasar, egois, cemburu, tidak pengertian, atau arogan. Terkadang, menjadi manusia itu sulit. Tetapi Tuhan mengerti dan Dia ingin membantu Anda. Dalam surat yang sama, Paulus menulis l...

Bertumbuh dalam Kebenaran

Alkitab adalah salah satu aspek terpenting dari perjalanan kerohanian Kristen kita.  Allah telah memilih untuk berbicara kepada kita melalui Firman-Nya. Daripada menunggu untuk mendengar suara Tuhan, kita dapat membuka Alkitab dan mendengar Tuhan berbicara kepada kita. 2 Timotius 3:16-17 memberi tahu kita pertama dan yang terutama bahwa Kitab Suci adalah napas Allah. Yang artinya diilhami oleh Tuhan. Hal ini membuat Alkitab tidak seperti buku lainnya. Tuhan secara ilahi mengilhami para penulis untuk mencatat surat-surat ini. Lebih dari itu, Alkitab memiliki kekuatan untuk mengubah hidup kita secara radikal jika kita membacanya dan menghidupinya. Paulus memberi tahu kita bahwa Alkitab dapat mengajar, menegur, mengoreksi, dan melatih kita dalam kebenaran. Semua hal ini terjadi ketika kita memilih untuk terlibat dalam Firman Tuhan. Saat kita membaca Firman Tuhan, kita harus memperhatikan apa yang Tuhan sampaikan kepada kita. Mungkin Dia ingin mengoreksi perilaku kita, menghukum kita k...