Mari kita mulai dengan membantah sebuah mitos: Tidak ada tertulis dalam Alkitab di mana Tuhan menjanjikan kita kehidupan yang sempurna, bebas dari masalah. Sebaliknya, berkali-kali, para pengikut Kristus mendapati diri mereka dianiaya, diserang, atau menghadapi berbagai macam masalah. Dalam surat Yakobus kepada para jemaat abad pertama, Yakobus memberi tahu mereka tentang berbagai pencobaan yang akan mereka alami dalam kehidupan: "Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada orang-orang yang mengasihi Dia." Yakobus 1:12 PBTB2 Jika kita melihat pencobaan itu dimaksudkan agar kita semakin serupa dengan Yesus, justru kita akan terberkati olehnya. Mungkin Anda dapat mengenang saat musim hidup yang sulit. Melihat mereka, Anda akan mampu menunjukkan bagaimana Tuhan memurnikan Anda saat keluar dari situasi tersebut. Tuhan sering kali bekerja di balik layar untuk mempe...
Setelah dibebaskan dari perbudakan Mesir dan mengembara di padang gurun selama 40 tahun, bangsa Ibrani akhirnya berdiri di tepi tanah yang dijanjikan Tuhan.
Meskipun pemimpin sebelumnya, Musa, baru saja meninggal, Tuhan menunjuk Yosua untuk menggantikannya. Selama peralihan otoritas ini, Tuhan memberikan beberapa nasihat bijak kepada Yosua:
“Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.”
Yosua 1: 8 TB
“Kitab Taurat” mengacu pada lima kitab pertama dalam Alkitab— yang juga dikenal sebagai Torah (dalam bahasa Ibrani) atau Pentateuch (dalam bahasa Yunani). Kini, kita memiliki kelima kitab itu dan lebih banyak lagi—yaitu 66 kitab dalam Alkitab, termasuk Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.
Allah memberikan Hukum kepada bangsa Israel melalui Musa. Hukum ini mengungkapkan maksud, karakter, dan hati Tuhan.
Dan meskipun Tuhan berbicara langsung kepada Yosua pada saat itu, nasihat-Nya masih berlaku bagi kita saat ini…
Membaca, mendengarkan, dan memikirkan secara mendalam tentang kisah Tuhan dapat memberikan pengetahuan dan membentuk kita.
Perintah Allah itu baik, dan perintah-perintah-Nya bijaksana. Mereka memberi tahu kita siapa Tuhan itu dan untuk apa Dia menciptakan kita. Mereka memberitahukan di mana umat-Nya pernah berada dan ke mana mereka pergi.
Ketika kita merenungkan Firman-Nya, mempelajari isinya, dan memahami inti pesannya—segalanya berubah.
Kita tidak perlu menjalani hidup yang sia-sia; kita bisa melangkah ke dunia ini dengan tujuan. Dan bahkan saat kita menghadapi pergumulan, seperti Yosua, yang terbaik adalah selalu berada di sisi Tuhan.
Comments
Post a Comment