Skip to main content

Posts

Melalui Pencobaan

Mari kita mulai dengan membantah sebuah mitos: Tidak ada tertulis dalam Alkitab di mana Tuhan menjanjikan kita kehidupan yang sempurna, bebas dari masalah. Sebaliknya, berkali-kali, para pengikut Kristus mendapati diri mereka dianiaya, diserang, atau menghadapi berbagai macam masalah. Dalam surat Yakobus kepada para jemaat abad pertama, Yakobus memberi tahu mereka tentang berbagai pencobaan yang akan mereka alami dalam kehidupan:  "Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada orang-orang yang mengasihi Dia." Yakobus 1:12 PBTB2 Jika kita melihat pencobaan itu dimaksudkan agar kita semakin serupa dengan Yesus, justru kita akan terberkati olehnya. Mungkin Anda dapat mengenang saat musim hidup yang sulit. Melihat mereka, Anda akan mampu menunjukkan bagaimana Tuhan memurnikan Anda saat keluar dari situasi tersebut. Tuhan sering kali bekerja di balik layar untuk mempe...

Jauh Lebih Banyak

Doa paling berani apa yang dapat Anda pikirkan untuk didoakan? Atau hal paling luar biasa apa yang berani Anda bayangkan?  Tahukah Anda bahwa Tuhan dapat mengatasinya? Paulus berkata seperti ini:  “Bagi Dia yang dapat melakukan jauh lebih banyak daripada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita…” Efesus 3:20 PBTB2 Anda tahu impian-impian tenang di hati Anda? Tuhan menempatkannya di sana. Anda tahu kerinduan akan sesuatu yang lebih baik daripada dunia yang rusak ini? Tuhan memberi Anda keinginan itu. Anda tahu kerinduan terdalam dari jiwa Anda? Tuhan tahu bagaimana cara memenuhinya.  Seperti kata Paulus, Tuhan dapat melakukan lebih dari yang kita minta atau bayangkan, tetapi kita juga harus mengingat bagian kedua dari firman-Nya: menurut kuasa-Nya yang bekerja di dalam kita.  Itu semua adalah kuasa Tuhan dan rencana-Nya. Tetapi Dia telah mengundang kita ke dalamnya. Jadi apa bagian kita dalam proses ini?...

Hikmat Abadi

Setelah dibebaskan dari perbudakan Mesir dan mengembara di padang gurun selama 40 tahun, bangsa Ibrani akhirnya berdiri di tepi tanah yang dijanjikan Tuhan.  Meskipun pemimpin sebelumnya, Musa, baru saja meninggal, Tuhan menunjuk Yosua untuk menggantikannya. Selama peralihan otoritas ini, Tuhan memberikan beberapa nasihat bijak kepada Yosua: “Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.” Yosua 1: 8 TB “Kitab Taurat” mengacu pada lima kitab pertama dalam Alkitab— yang juga dikenal sebagai Torah (dalam bahasa Ibrani) atau Pentateuch (dalam bahasa Yunani). Kini, kita memiliki kelima kitab itu dan lebih banyak lagi—yaitu 66 kitab dalam Alkitab, termasuk Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Allah memberikan Hukum kepada bangsa Israel melalui Musa. Hukum ini mengungkapkan...

Setiap Orang Tunduk kepada Sesuatu

Setiap orang tunduk kepada sesuatu atau seseorang di dalam hidup. Jika bukan kepada Allah, Anda akan tunduk kepada opini populer, kepada uang, kepada kebencian atau rasa takut, atau kepada harga diri, nafsu, dan ego Anda sendiri. Kita diciptakan untuk menyembah sesuatu, dan ketika kita gagal menyembah Allah, maka kita menciptakan dewa-dewa (ilah) untuk menyerahkan diri kita. E. Stanley Jones berkata, "Jika Anda tidak tunduk kepada Kristus, Anda berserah kepada kekacauan." Anda bebas untuk memilih kepada siapa Anda tunduk, namun Anda tidaklah terbebas dari akibat pilihan tersebut: "Karena itu tunduklah kepada Allah." (Yakobus 4:7 TB) Tunduk bukanlah cara hidup yang terbaik; ini adalah satu-satunya cara untuk hidup. Tak ada lainnya yang berhasil. Segala cara lainnya mengarah kepada rasa frustrasi, kekecewaan, dan merusak diri sendiri. Menyerahkan hidup Anda bukanlah suatu dorongan emosi yang bodoh melainkan suatu tindakan yang rasional dan pandai, serta ha...

Belajar Bertanding Dengan Baik

Saat kita menjadi orang Kristen dan pertama kalinya percaya kepada Yesus, kita telah memulai perjalanan iman. Kita berkomitmen untuk menjadi murid Yesus, yang mengikuti perintah-Nya, dan percaya kepada-Nya. Rasul Paulus, dalam ajarannya kepada Timotius, mendorongnya untuk berjuang dalam pertandingan iman yang baik. Ini menyiratkan bahwa perjalanan iman seringkali akan sulit. Terkadang bisa rumit, berat, dan mengerikan. Kata-kata Paulus menjadi pengingat bahwa terkadang—iman terlihat seperti pertandingan. Namun, ini bukan pertandingan melawan sesama manusia, perjalanan iman ini adalah pertandingan demi kebaikan, keindahan, dan kesetiaan. Kita berperang melawan sifat buruk kita sendiri, dan juga melawan musuh Tuhan di alam roh. Berjuang itu misalnya seperti membuat keputusan yang tepat meskipun itu bukan pilihan termudah. Seperti memilih bersikap lembut ketika kita merasa mau marah. Atau memilih kasih walau sebenarnya lebih mudah menjadi egois. Berjuang dengan baik berarti te...

Kuatkan dan Teguhkanlah Hatimu

Saat Paulus menulis surat pertama mereka kepada gereja di Korintus, dia menulis kepada orang-orang percaya yang mengalami perpecahan yang intens. Kekuasaan dan politik di dalam komunitas gereja menyebabkan umat Kristen berpaling dari pengajaran Yesus dan bersaing satu sama lain. Dan oleh karena itu, orang-orang miskin menderita, orang-orang menjadi bingung dengan teologi, dan hal-hal yang tidak bermoral mendapatkan toleransi. Jadi setelah mengungkapkan kesalahan mereka, dan menunjukkan bagaimana hidup sesuai dengan Roh Kudus, Paulus merangkumkan keinginannya bagi jemaat di Korintus dalam kalimat ini... Waspadalah. Tetaplah teguh dalam iman. Beranilah dan tetaplah kuat. Lakukan segala sesuatu dalam kasih. 1 Korintus 16:13-14 AMD Waspadalah... Paulus menggunakan kata ini untuk mengingatkan teman-temannya terus memperhatikan hidup mereka, komunitas mereka, dan pilihan yang mereka ambil. Dia tahu bahwa mereka tidak selalu waspada, sehingga mereka tidak memperhatikan kebohongan,...

Memancarkan Terang Yesus

Pernahkah Anda berjalan dari tempat gelap ke tempat yang sangat terang? Cahaya memiliki kekuatan yang luar biasa terhadap indra kita, dan kadang bisa berlebihan. Tetapi cahaya itu penting untuk kehidupan kita. Cahaya memperlihatkan realitas kepada kita. Cahaya menerangi hal-hal di sekitar kita. Dalam Matius 5, Yesus menggunakan berbagai perumpamaan cahaya untuk menggambarkan kehidupan seorang murid. Dia berkata bahwa murid-murid-Nya seperti kota yang dibangun di atas bukit yang terangnya menerangi lembah (Matius 5:14). Dia juga mengatakan kita seperti pelita yang menerangi seluruh rumah (Matius 5:15). Kehidupan seorang murid Yesus dimaksudkan seperti cahaya yang bersinar terang untuk dilihat orang lain. Lalu terang apa yang kita miliki?  Pertama dan terutama, terang itu adalah pesan Injil. Kita diberi pengetahuan tentang apa yang telah Yesus lakukan bagi kita, dan itulah yang mengubah segalanya bagi kita. Kita sekarang memiliki hidup baru karena Yesus. Kita telah diperc...

Rindu Hadirat Tuhan

Luangkan waktu sejenak untuk memikirkan keinginan Anda dalam hidup. Buat daftar cita-cita dari semua hal yang ingin Anda capai. Pikirkan prioritas utama Anda dan di mana Anda harus menghabiskan waktu menurut Anda. Sekarang, kembali ke daftar tersebut dan pertimbangkan berapa banyak dari keinginan Anda itu yang di dalamnya termasuk meluangkan waktu bersama Tuhan. Apakah ada pencapaian-pencapaianmu yang membutuhkan hadirat Tuhan? Penulis Mazmur 42 membandingkan dirinya dengan seekor rusa yang merindukan air. Rusa itu lelah dan haus tanpa air, jadi yang diinginkannya hanyalah menemukan aliran air untuk minum. Dengan cara yang sama, Pemazmur lelah dan letih dari kehidupan. Dia berada di bawah tekanan dan semakin lemah. Namun, kerinduan terdalamnya adalah Tuhan.  Sama seperti rusa merindukan air, jiwa pemazmur merindukan kehadiran Tuhan. Dia tahu bahwa solusi untuk masalah-masalahnya bukanlah prestasi dan pujian—melainkan meluangkan waktu dalam hadirat Tuhan. Tidak salah mem...