Skip to main content

Posts

Melalui Pencobaan

Mari kita mulai dengan membantah sebuah mitos: Tidak ada tertulis dalam Alkitab di mana Tuhan menjanjikan kita kehidupan yang sempurna, bebas dari masalah. Sebaliknya, berkali-kali, para pengikut Kristus mendapati diri mereka dianiaya, diserang, atau menghadapi berbagai macam masalah. Dalam surat Yakobus kepada para jemaat abad pertama, Yakobus memberi tahu mereka tentang berbagai pencobaan yang akan mereka alami dalam kehidupan:  "Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada orang-orang yang mengasihi Dia." Yakobus 1:12 PBTB2 Jika kita melihat pencobaan itu dimaksudkan agar kita semakin serupa dengan Yesus, justru kita akan terberkati olehnya. Mungkin Anda dapat mengenang saat musim hidup yang sulit. Melihat mereka, Anda akan mampu menunjukkan bagaimana Tuhan memurnikan Anda saat keluar dari situasi tersebut. Tuhan sering kali bekerja di balik layar untuk mempe...

Untuk Mendengarkan Allah, Mendekatlah kepada-Nya

Nuh membangun bahtera karena iman. "Karena iman, maka Nuh--dengan petunjuk Allah tentang sesuatu yang belum kelihatan." (Ibrani 11:7a TB) Bagaimana ia percaya pada segala hal yang belum pernah terjadi sebelum hal itu benar-benar terjadi? Karena Nuh bisa mendengar Allah! Jadi bagaimana Anda melakukannya? Anda berkata, "Saya ingin percaya pada Allah, tapi saya tidak mendengar-Nya.' Untuk mendengarkan Allah, Anda harus mendekat kepada-Nya. Anda tidak mendengar Allah ketika pikiran Anda dipenuhi dengan ribuan gangguan. Anda harus menyendiri bersama Allah dan tenang. Alkitab berkata, "Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah!" Itu berarti duduk dan diam. Itulah bagaimana Anda mendengarkan Allah dan mendekat kepada-Nya. Anda harus duduk menyendiri dan diam bersama Alkitab Anda, dan berkata, "Tuhan, adakah sesuatu yang Engkau ingin katakan kepadaku'? Anda membaca Firman Allah dan berbicara kepada-Nya mengenai apa yang ada di dalam hati Anda....

Roh Kebenaran

Salah satu janji utama dalam Perjanjian Lama adalah bahwa suatu hari Roh Allah akan tinggal dalam umat Tuhan. Dulunya, umat Tuhan berinteraksi dengan hadirat Tuhan di dalam bait suci. Dalam menggenapi Firman, Yesus berjanji akan mengirimkan Roh Kudus untuk membimbing dan menghibur umat Tuhan. Implikasinya sangatlah besar. Ini berarti umat Kristiani punya akses untuk masuk ke dalam hadirat Tuhan melalui Roh Kudus yang tinggal di dalam kita. Roh Tuhan ada bersama kita ke mana pun kita pergi. Yesus berkata dalam Yohanes 16:13 bahwa Roh Allah akan menuntun kita ke dalam seluruh kebenaran. Tuhan ingin mengambil bagian dalam perjalanan kita sehari-hari mengarungi kehidupan, membantu kita dan membimbing kita menuju hal yang benar. Saat kita bertanya-tanya mengenai arah hidup yang perlu diambil, Roh Kudus ada untuk menolong kita. Saat kita tak yakin mana yang benar dan salah, Roh Kudus bersama kita membawa terang ke dalam keputusan kita. Yesus berkata bahwa Roh Kudus akan berbicara...

Penghancur Impian

Dengarkan Allah, Bukan Keraguan Anda Pernahkah Anda memperhatikan bahwa saat Anda menetapkan suatu tujuan dalam hidup Anda lalu Anda mulai mendengar orang-orang berkata, "Kamu pikir siapa dirimu'? "Ini mustahil, lupakan saja?" Saya menyebut mereka sebagai para Penghancur Impian. Penghancur Impian bisa berupa kritik. Bisa berupa ejekan. Bisa berasal dari budaya di sekitar Anda. Bisa juga dari teman dan keluarga. Namun Penghancur Impian terbesar mungkin diri Anda sendiri, cara Anda berbicara kepada diri sendiri. Penawar dari suara-suara keraguan adalah mendengarkan suara Allah. Coba bayangkan semua Penghancur Impian yang ada dalam kehidupan Nuh. Bagaimana Anda ingin menjadi tetangga Nuh? "Nuh itu, ia berpikir Allah berbicara kepadanya, namun ia justru mengacaukan nilai properti kita dengan membangun bahtera itu di halaman depannya.' Alkitab berkata bahwa Nuh mendengarkan Allah. Dan apa yang ia dengar? Ia mendengar peringatan Allah bahwa dunia akan ...

Nubuat Sesat

YEREMIA 28 Hal yang paling menggembirakan bagi seseorang yang sedang menghadapi pergumulan hebat adalah mendengar jaminan akan terjadinya pemulihan. Inilah yang dirasakan oleh umat Israel ketika Nabi Hananya menyampaikan nubuatan tentang pemulihan. Betapa mereka bersukacita mendengar bahwa dalam dua tahun perkakas rumah Tuhan yang diangkut ke Babel dan Yekhonya bin Yoyakim, raja Yehuda, serta semua orang buangan akan pulang. Nubuatan Hananya memberi harapan dan janji sejahtera. Tampaknya tidak ada alasan untuk meragukannya karena disampaikan di rumah Tuhan, di depan para imam dan seluruh rakyat. Hananya juga memberikan jaminan kebenaran nubuatannya dengan mengambil gandar yang terpasang di tengkuk Yeremia dan mematahkannya. Sayangnya, nubuatan yang diklaim berasal dari Allah itu ternyata nubuatan palsu. Hananya berdusta dengan mengucapkan perkataan yang tidak bersumber dari Allah. Hananya menipu umat dengan tujuan membatalkan nubuat yang disampaikan Nabi Yeremia. Tidak main...

Terang yang Bersinar

Bayangkan berjalan melalui hutan di malam yang gelap gulita dengan hanya lentera atau senter untuk memandu Anda. Bagaimana Anda dapat tetap di jalur? Bagaimana Anda bisa tahu ke mana harus pergi? Bagaimana cara agar Anda tidak tersesat? Penulis Mazmur 119 membagikan beberapa wawasan: “Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” Mazmur 119:105 TB Firman Tuhan mengacu pada pesan dari Tuhan baik tertulis atau lisan, serta pesan Tuhan yang dinyatakan dalam pribadi Yesus Kristus, yang sering disebut Firman. Tuhan itu nyata. Dia menciptakan Anda dengan tujuan, dan Dia merancang dunia ini sambil mengingat Anda. Jadi, bagaimana Anda bisa tahu siapa Dia, seperti apa Dia, dan apa yang Dia inginkan dari dan untuk Anda? Anda dapat mengenal Tuhan, memahami tujuan-Nya menciptakan Anda, dan menjalani dunia yang semakin gelap ini dengan terang Firman-Nya. Firman Tuhan seperti cahaya di tangan Anda, menerangi kebenaran tentang kisah Tuhan, karakter Tuhan, dan jalan Tuhan. Hal...

Buatlah Perbedaan Dengan Menjadi Berbeda

Salah satu ujian terpenting yang kita semua hadapi saat kita berusaha mencapai apa yang Allah kehendaki adalah gangguan budaya. Contohnya -- Gangguan popularitas -- Jika Anda selalu khawatir akan apa yang orang lain pikirkan, Anda akan teralihkan dari takdir Anda. Gangguan kesenangan -- Tidak apa-apa bersenang-senang dan merasa nyaman, namun jika itu adalah fokus utama dalam hidup Anda, Anda tidak akan pernah memenuhi takdir Anda. Gangguan keuntungan -- Anda tidak bisa melayani Allah dan uang. Mencari keuntungan tidak bisa menjadi fokus utama dari hidup Anda. Gangguan harta milik -- Menilai kesuksesan Anda dari banyaknya harta benda yang Anda miliki akan membuat Anda terus memikirkan penyimpanan dan pengelolaan benda-benda itu. Penawar terhadap gangguan budaya adalah: Anda harus berani berbeda dari orang lain. Jika Anda akan meraih impian yang telah Allah berikan, Anda juga harus berani berbeda dari orang lain. Nuh itu berbeda. Allah menyukai apa yang Ia lihat pada Nuh. Seg...

Melihat Iman Mereka

MARKUS 2:1-12 Melihat iman “mereka”, Tuhan menolong si Lumpuh. Siapa “mereka” yang dimaksudkan? Semua yang hadir? Si Lumpuh dan orang-orang yang membawanya? Hanya orang-orang yang membawa si Lumpuh? Rupanya harus ada kejelasan tentang hal penting itu. Mari kita cermati. Menurut ayat 4, “mereka” itu adalah orang-orang yang membuka atap, dan menurunkan si Lumpuh ke hadapan Tuhan. Siapa orang-orang itu? Ayat 3 menuliskan, “Orang-orang datang membawa kepada-Nya seorang lumpuh.” Berarti, yang disebut “mereka” adalah orang-orang yang membawa si Lumpuh kepada Tuhan. Hanya mereka. Si Lumpuh tak termasuk. Dan, melihat iman orang-orang yang membawa si Lumpuh itu, Tuhan berkenan menyembuhkan si Lumpuh. Tak percayakah si Lumpuh kepada Tuhan? Bisa percaya, bisa juga tidak. Jika si Lumpuh tak percaya, mengapa Tuhan menolongnya? Justru itulah intinya. Orang sangka, Tuhan hanya menolong yang percaya kepada-Nya. Tetapi, firman Tuhan menyatakan: Entah si Lumpuh percaya atau tidak, melihat im...