Mari kita mulai dengan membantah sebuah mitos: Tidak ada tertulis dalam Alkitab di mana Tuhan menjanjikan kita kehidupan yang sempurna, bebas dari masalah. Sebaliknya, berkali-kali, para pengikut Kristus mendapati diri mereka dianiaya, diserang, atau menghadapi berbagai macam masalah. Dalam surat Yakobus kepada para jemaat abad pertama, Yakobus memberi tahu mereka tentang berbagai pencobaan yang akan mereka alami dalam kehidupan: "Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada orang-orang yang mengasihi Dia." Yakobus 1:12 PBTB2 Jika kita melihat pencobaan itu dimaksudkan agar kita semakin serupa dengan Yesus, justru kita akan terberkati olehnya. Mungkin Anda dapat mengenang saat musim hidup yang sulit. Melihat mereka, Anda akan mampu menunjukkan bagaimana Tuhan memurnikan Anda saat keluar dari situasi tersebut. Tuhan sering kali bekerja di balik layar untuk mempe...
MARKUS 2:1-12
Melihat iman “mereka”, Tuhan menolong si Lumpuh. Siapa “mereka” yang dimaksudkan? Semua yang hadir? Si Lumpuh dan orang-orang yang membawanya? Hanya orang-orang yang membawa si Lumpuh? Rupanya harus ada kejelasan tentang hal penting itu.
Mari kita cermati. Menurut ayat 4, “mereka” itu adalah orang-orang yang membuka atap, dan menurunkan si Lumpuh ke hadapan Tuhan. Siapa orang-orang itu? Ayat 3 menuliskan, “Orang-orang datang membawa kepada-Nya seorang lumpuh.” Berarti, yang disebut “mereka” adalah orang-orang yang membawa si Lumpuh kepada Tuhan. Hanya mereka. Si Lumpuh tak termasuk. Dan, melihat iman orang-orang yang membawa si Lumpuh itu, Tuhan berkenan menyembuhkan si Lumpuh.
Tak percayakah si Lumpuh kepada Tuhan? Bisa percaya, bisa juga tidak. Jika si Lumpuh tak percaya, mengapa Tuhan menolongnya? Justru itulah intinya. Orang sangka, Tuhan hanya menolong yang percaya kepada-Nya. Tetapi, firman Tuhan menyatakan: Entah si Lumpuh percaya atau tidak, melihat iman orang-orang yang membawanya kepada-Nya, Tuhan berkenan menolong si Lumpuh.
Apakah arti semua itu? Rahmat Tuhan itu sungguh tak terbatas, menjangkau semua orang, melampaui batas-batas pikiran manusia. Itulah Injil, kabar baik bagi semua orang. Jika orang yang tidak percaya dirundung masalah, dan orang-orang percaya mau membawanya dalam doa kepada-Nya, sungguh, Tuhan berkenan menolongnya. Melihat iman mereka yang percaya, Tuhan berkenan menolong. Luar biasa kasih Tuhan.
ACAP KALI, KITA MASIH TERKEJUT KETIKA KASIH TUHAN TERNYATA MELAMPAUI
BATAS-BATAS YANG KITA PANCANGKAN SENDIRI DALAM PIKIRAN KITA.
Comments
Post a Comment