Mari kita mulai dengan membantah sebuah mitos: Tidak ada tertulis dalam Alkitab di mana Tuhan menjanjikan kita kehidupan yang sempurna, bebas dari masalah. Sebaliknya, berkali-kali, para pengikut Kristus mendapati diri mereka dianiaya, diserang, atau menghadapi berbagai macam masalah. Dalam surat Yakobus kepada para jemaat abad pertama, Yakobus memberi tahu mereka tentang berbagai pencobaan yang akan mereka alami dalam kehidupan: "Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada orang-orang yang mengasihi Dia." Yakobus 1:12 PBTB2 Jika kita melihat pencobaan itu dimaksudkan agar kita semakin serupa dengan Yesus, justru kita akan terberkati olehnya. Mungkin Anda dapat mengenang saat musim hidup yang sulit. Melihat mereka, Anda akan mampu menunjukkan bagaimana Tuhan memurnikan Anda saat keluar dari situasi tersebut. Tuhan sering kali bekerja di balik layar untuk mempe...
Kematian dan kebangkitan Yesus adalah inti dari iman Kristiani. Oleh karena Yesus, kita dapat mengalami karunia keselamatan secara cuma-cuma. Kematian Yesus tidak hanya menebus semua dosa kita, tetapi juga memberi kita kesempatan untuk memiliki hubungan langsung dengan Allah.
Namun, ada banyak lagi berkat lain melalui kematian dan kebangkitan Yesus. Salah satu aspek yang menjadi fokus Paulus dalam 1 Korintus 15 adalah kemenangan yang datang melalui Yesus.
Alkitab mengatakan bahwa kematian Yesus tidak hanya mengatasi masalah dosa kita, tetapi juga mengalahkan kuasa dosa. Artinya kita dapat mengalami hidup yang berkelimpahan oleh kuasa Roh Kudus yang tinggal di dalam kita.
Kematian dan kebangkitan Yesus juga mengalahkan akibat dari dosa, yaitu kematian. Kita tidak perlu lagi takut akan kematian karena Yesus telah berkuasa atasnya. Dia bangkit kembali dari kematian, dan sekarang Dia memberikan hidup kekal yang kelimpahan kepada mereka yang percaya kepada-Nya.
Inilah sebabnya Paulus mendorong para pembacanya untuk berdiri teguh di dalam iman. Kemenangan telah diraih Yesus, dan sebagai umat-Nya kita juga mendapat bagian dalam kemenangan tersebut. Tidak ada yang dapat memisahkan kasih Tuhan. Tidak ada yang dapat menyingkirkan kita dari rencana keselamatan-Nya.
Walaupun demikian, Paulus mendorong kita untuk terus bekerja bagi Tuhan karena pekerjaan untuk Tuhan tidak akan kembali dengan sia-sia. Karena Yesus telah meraih kemenangan, semua pekerjaan yang kita lakukan di dalam nama-Nya juga akan menghasilkan kemenangan.
Jadi, apa itu pekerjaan Tuhan? Yaitu untuk terus memberitakan pengharapan dan kasih Yesus kepada semua orang. Yaitu mengasihi Tuhan dan mengasihi sesama. Setiap dari kita memiliki bagian dalam pelayanan Tuhan, baik di rumah, lingkungan tempat tinggal, atau di tempat kerja. Dan karena Yesus adalah kemenangan, kita harus dengan percaya diri mengerjakan tugas yang Tuhan sudah percayakan kepada kita.
Jadi, kasihilah sesama dengan murah hati. Jangan malu untuk membagikan kabar baik-Nya kepada orang lain.
Comments
Post a Comment