Mari kita mulai dengan membantah sebuah mitos: Tidak ada tertulis dalam Alkitab di mana Tuhan menjanjikan kita kehidupan yang sempurna, bebas dari masalah. Sebaliknya, berkali-kali, para pengikut Kristus mendapati diri mereka dianiaya, diserang, atau menghadapi berbagai macam masalah. Dalam surat Yakobus kepada para jemaat abad pertama, Yakobus memberi tahu mereka tentang berbagai pencobaan yang akan mereka alami dalam kehidupan: "Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada orang-orang yang mengasihi Dia." Yakobus 1:12 PBTB2 Jika kita melihat pencobaan itu dimaksudkan agar kita semakin serupa dengan Yesus, justru kita akan terberkati olehnya. Mungkin Anda dapat mengenang saat musim hidup yang sulit. Melihat mereka, Anda akan mampu menunjukkan bagaimana Tuhan memurnikan Anda saat keluar dari situasi tersebut. Tuhan sering kali bekerja di balik layar untuk mempe...
Apakah Anda pernah lengah di saat yang tidak tepat?
Mungkin Anda merasa malas. Mungkin Anda terganggu. Mungkin Anda terlalu peduli dengan pendapat orang lain. Mungkin Anda lelah berdiri teguh.
Petrus, salah satu murid Yesus yang terdekat, bisa mengerti. Dia meninggalkan segalanya untuk mengikuti Yesus. Dia mengasihi, yakin, dan percaya dalam Yesus. Tapi saat hubungannya dengan Yesus mengancam keamanan dan reputasi pribadinya, Petrus menyangkal Dia–tiga kali.
Syukurlah, Yesus mengampuni dia, memulihkannya, dan bahkan menguatkan dia untuk berkotbah saat Pentakosta–di hari dimana 3.000 orang dibaptis dan gereja mula-mula dimulai.
Petruslah yang menulis:
"Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama."
1 Petrus 5: 8-9 TB
Jika Anda ingin menahan musuh, Anda harus berada dalam kedua posisi baik menyerang dan bertahan.
Posisi Menyerang: Tetap waspada. Berdiri kokoh. Membaca Firman Tuhan. Mencari komunitas yang berpusat pada Tuhan. Memperjuangkan waktu dan hubungan dengan Tuhan. Ingatkan dirimu bahwa ada orang lain yang berperang bersama Anda.
Posisi Bertahan: Jika seseorang memutarbalikkan kebenaran, sebutkan. Jika Anda menemukan ketidakadilan, lakukan sesuatu untuk menolong. Jika musuhmu si iblis mendatangkan malapetaka, beranilah untuk berjuang demi kebaikan.
Untuk waktu-waktu yang telah Anda lewatkan dalam kelengahan, jangan biarkan dirimu berlarut-larut dalam rasa bersalah dan malu. Kita semua pernah mengalami saat-saat tergelincir. Mintalah pengampunan dan teruslah maju.
Apa yang Yesus lakukan setelah bangkit dan hidup kembali? Dia menemukan Petrus. Bahkan, Dia memasak sarapan di tepi pantai untuk Petrus! Dia memberikan Petrus kesempatan baru, dan bahkan menetapkannya sebagai pemimpin.
Jadi tetaplah waspada. Dan ingat: Tuhan juga berperang bagimu.
Comments
Post a Comment