Skip to main content

Melalui Pencobaan

Mari kita mulai dengan membantah sebuah mitos: Tidak ada tertulis dalam Alkitab di mana Tuhan menjanjikan kita kehidupan yang sempurna, bebas dari masalah. Sebaliknya, berkali-kali, para pengikut Kristus mendapati diri mereka dianiaya, diserang, atau menghadapi berbagai macam masalah. Dalam surat Yakobus kepada para jemaat abad pertama, Yakobus memberi tahu mereka tentang berbagai pencobaan yang akan mereka alami dalam kehidupan:  "Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada orang-orang yang mengasihi Dia." Yakobus 1:12 PBTB2 Jika kita melihat pencobaan itu dimaksudkan agar kita semakin serupa dengan Yesus, justru kita akan terberkati olehnya. Mungkin Anda dapat mengenang saat musim hidup yang sulit. Melihat mereka, Anda akan mampu menunjukkan bagaimana Tuhan memurnikan Anda saat keluar dari situasi tersebut. Tuhan sering kali bekerja di balik layar untuk mempe...

Melepaskan Beban yang Menekan Kita


Kita semua pernah melakukan hal-hal yang membebani kita dan membuat kita bertanya-tanya, "Mengapa saya selalu melakukan apa yang saya tahu salah?"

Dalam Kitab Suci, dosa digunakan untuk menggambarkan tindakan yang meleset dari sasaran yang Tuhan tentukan: menjalani hidup yang berpusat pada mengasihi Tuhan dan sesama. Meskipun ada tindakan universal yang tidak menghormati Tuhan, pelanggaran kecil seperti ketidaktaatan juga menarik kita menjauh dari-Nya. Rasul Yakobus menuliskan, “Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa.” (Yakobus 4:17).

Dengan kata lain, jika Anda tahu apa yang Tuhan minta untuk Anda lakukan, tetapi Anda masih memutuskan untuk tidak menaati-Nya—maka Anda sedang meremehkan otoritas Tuhan dalam hidup Anda. Dosa memikat kita karena hal itu dapat memuaskan diri kita sendiri, tetapi hasilnya adalah perpisahan kekal dari Tuhan dan sesama.

Untuk waktu yang lama, tidak ada cara bagi banyak orang untuk mendekat kepada Tuhan karena Tuhan tidak dapat menjadi bagian dari apa pun yang merusak karakter-Nya yang sempurna. 

Tetapi saat kita dikuasai oleh dosa, Yesus datang dan mati untuk kita. Dan karena kematian dan kebangkitan Yesus, kita sekarang dapat mengalami kehidupan yang tidak dikuasai oleh dosa kita. 

Pengorbanan sukarela dan keterpisahan Yesus dari Allah dapat membawa kita kepada pendamaian dengan-Nya. Semua ini bukan karena kita layak mendapatkannya, tetapi karena Tuhan selalu menginginkannya.

Meskipun kita mungkin terus bergumul antara melakukan yang benar dan yang salah, kita tidak harus menghadapi pergumulan ini sendirian. Dan kabar baiknya adalah: Tuhan ingin menolong karena Dia tahu bahwa kita tidak dapat mengalahkan dosa sendirian.  

Jadi sekarang, catatlah beberapa hal yang sedang Anda gumulkan. Dalam hal apa Anda perlu memberikan kendali kepada Tuhan? Bayangkan menyerahkan hal-hal tersebut kepada Yesus, dan biarlah Tuhan memberi Anda anugerah, pengampunan, dan damai-Nya.

Comments

Popular posts from this blog

Berkat dalam Keyakinan

Yeremia 17 diawali dengan teguran. Tuhan menegur bangsa Israel karena mereka menyembah berhala, percaya pada ilah-ilah lain, meninggalkan Dia dan ajaran-ajaran-Nya. Seperti orang tua yang anaknya membuat pilihan buruk, Tuhan menjelaskan bahwa pilihan tersebut telah dan akan menuntun kepada hukuman. Namun, daripada fokus pada apa yang telah hilang dan yang akan hilang karena pilihan buruk Israel, Yeremia mengambil kesempatan untuk memberikan pengingat yang menyegarkan jiwa: "Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!" Yeremia 17:7 TB Dia menyebut mereka yang percaya kepada-Nya "diberkati", meskipun kekacauan, dosa, dan penyembahan berhala merajalela di sekeliling mereka. Tuhan berfirman bahwa orang yang percaya kepada-Nya "akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak khawatir dalam...

Mengapa Kasih Itu Penting

Mengerjakan sesuatu sesuai dengan kemampuan kita itu memberikan kepuasan, dan Tuhan menciptakan setiap kita dengan talenta agar kita mampu menjadi seperti yang Dia inginkan. Beberapa dari kita pandai berkomunikasi. Dan yang lainnya mampu memberi hikmat yang bermanfaat. Namun kita semua memiliki talenta yang dapat digunakan untuk kemuliaan nama-Nya.  Dalam 1 Korintus 13, Paulus menekankan bahwa tanpa kasih, talenta yang diberikan Tuhan kepada kita tidak dapat digunakan secara maksimal. Paulus bahkan mengatakan bahwa kita bisa menjadi orang paling bertalenta di dunia, namun jika kita tidak memiliki kasih Tuhan di dalam hati kita, maka perkataan dan tindakan kita pada dasarnya tidak berguna.  Kasih dikategorikan sebagai karakteristik yang terbesar karena memiliki pengaruh positif pada semua hal – termasuk bagaimana kita menggunakan karunia kita sebagai respons atas kasih Tuhan. Saat kita mengetahui kasih Tuhan bagi kita, kita bisa beriman bahwa Dia adalah seperti yang...

Rindu Hadirat Tuhan

Luangkan waktu sejenak untuk memikirkan keinginan Anda dalam hidup. Buat daftar cita-cita dari semua hal yang ingin Anda capai. Pikirkan prioritas utama Anda dan di mana Anda harus menghabiskan waktu menurut Anda. Sekarang, kembali ke daftar tersebut dan pertimbangkan berapa banyak dari keinginan Anda itu yang di dalamnya termasuk meluangkan waktu bersama Tuhan. Apakah ada pencapaian-pencapaianmu yang membutuhkan hadirat Tuhan? Penulis Mazmur 42 membandingkan dirinya dengan seekor rusa yang merindukan air. Rusa itu lelah dan haus tanpa air, jadi yang diinginkannya hanyalah menemukan aliran air untuk minum. Dengan cara yang sama, Pemazmur lelah dan letih dari kehidupan. Dia berada di bawah tekanan dan semakin lemah. Namun, kerinduan terdalamnya adalah Tuhan.  Sama seperti rusa merindukan air, jiwa pemazmur merindukan kehadiran Tuhan. Dia tahu bahwa solusi untuk masalah-masalahnya bukanlah prestasi dan pujian—melainkan meluangkan waktu dalam hadirat Tuhan. Tidak salah mem...