Skip to main content

Melalui Pencobaan

Mari kita mulai dengan membantah sebuah mitos: Tidak ada tertulis dalam Alkitab di mana Tuhan menjanjikan kita kehidupan yang sempurna, bebas dari masalah. Sebaliknya, berkali-kali, para pengikut Kristus mendapati diri mereka dianiaya, diserang, atau menghadapi berbagai macam masalah. Dalam surat Yakobus kepada para jemaat abad pertama, Yakobus memberi tahu mereka tentang berbagai pencobaan yang akan mereka alami dalam kehidupan:  "Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada orang-orang yang mengasihi Dia." Yakobus 1:12 PBTB2 Jika kita melihat pencobaan itu dimaksudkan agar kita semakin serupa dengan Yesus, justru kita akan terberkati olehnya. Mungkin Anda dapat mengenang saat musim hidup yang sulit. Melihat mereka, Anda akan mampu menunjukkan bagaimana Tuhan memurnikan Anda saat keluar dari situasi tersebut. Tuhan sering kali bekerja di balik layar untuk mempe...

Kekuatan Pikiran


Tahukah Anda bahwa pikiran sebenarnya bisa membuat Anda lebih cemas, bahagia, takut, atau puas? Dan apa yang Anda pikirkan memiliki kekuatan untuk memengaruhi emosi Anda, tindakan Anda, dan akhirnya, karakter Anda? Pikiran Anda adalah salah satu hal paling kuat tentang Anda. 

Alkitab berbicara banyak tentang pikiran kita karena Tuhan mengetahui kekuatan pikiran kita. Yesaya 26:3 NIV mengatakan bahwa Tuhan akan menjaga hati kita dalam damai yang sempurna jika kita memusatkan pikiran kita pada-Nya. 

Dapatkah Anda membayangkannya? Damai yang sempurna. 

Semakin banyak waktu yang kita habiskan untuk memfokuskan pikiran kita pada Tuhan dan Firman-Nya, semakin hati kita akan tetap damai. Itu adalah pemikiran yang kuat, terutama di dunia yang terus mencari perdamaian dan persatuan. 

Titik awal untuk kedamaian ini adalah memercayai Tuhan. Kita harus datang kepada-Nya dengan percaya pada-Nya, dan beriman pada apa yang telah Dia lakukan untuk kita. Kita tahu bahwa Tuhan itu baik dan adil. Jadi jika kita beriman kepada-Nya, kita tahu bahwa kita diterima dan dikasihi-Nya. Dan mereka yang percaya kepada Tuhan diberikan akses kepada-Nya dan hadirat-Nya.

Damai sempurna tersedia bagi mereka yang secara konsisten percaya kepada Tuhan, dan memusatkan pikiran mereka pada-Nya. 

Berapa banyak pikiran Anda dihabiskan untuk hal-hal yang berhubungan dengan Tuhan? Apakah Anda menjaga pikiran Anda terfokus pada-Nya ketika Anda merasa cemas atau stres? Apa saja cara sederhana agar Anda dapat terus mengingatkan diri sendiri untuk berpikir tentang Tuhan sepanjang hari? 

Luangkan waktu untuk memikirkan tentang kekuatan pikiran Anda sendiri dan akses ke Tuhan yang telah diberikan kepada Anda melalui Firman Tuhan. Berkomitmenlah untuk membangun kebiasaan untuk tetap memusatkan pikiran Anda pada Tuhan sehingga Anda dapat mengalami damai-Nya yang sempurna.

Comments

Popular posts from this blog

Berkat dalam Keyakinan

Yeremia 17 diawali dengan teguran. Tuhan menegur bangsa Israel karena mereka menyembah berhala, percaya pada ilah-ilah lain, meninggalkan Dia dan ajaran-ajaran-Nya. Seperti orang tua yang anaknya membuat pilihan buruk, Tuhan menjelaskan bahwa pilihan tersebut telah dan akan menuntun kepada hukuman. Namun, daripada fokus pada apa yang telah hilang dan yang akan hilang karena pilihan buruk Israel, Yeremia mengambil kesempatan untuk memberikan pengingat yang menyegarkan jiwa: "Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!" Yeremia 17:7 TB Dia menyebut mereka yang percaya kepada-Nya "diberkati", meskipun kekacauan, dosa, dan penyembahan berhala merajalela di sekeliling mereka. Tuhan berfirman bahwa orang yang percaya kepada-Nya "akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak khawatir dalam...

Mengapa Kasih Itu Penting

Mengerjakan sesuatu sesuai dengan kemampuan kita itu memberikan kepuasan, dan Tuhan menciptakan setiap kita dengan talenta agar kita mampu menjadi seperti yang Dia inginkan. Beberapa dari kita pandai berkomunikasi. Dan yang lainnya mampu memberi hikmat yang bermanfaat. Namun kita semua memiliki talenta yang dapat digunakan untuk kemuliaan nama-Nya.  Dalam 1 Korintus 13, Paulus menekankan bahwa tanpa kasih, talenta yang diberikan Tuhan kepada kita tidak dapat digunakan secara maksimal. Paulus bahkan mengatakan bahwa kita bisa menjadi orang paling bertalenta di dunia, namun jika kita tidak memiliki kasih Tuhan di dalam hati kita, maka perkataan dan tindakan kita pada dasarnya tidak berguna.  Kasih dikategorikan sebagai karakteristik yang terbesar karena memiliki pengaruh positif pada semua hal – termasuk bagaimana kita menggunakan karunia kita sebagai respons atas kasih Tuhan. Saat kita mengetahui kasih Tuhan bagi kita, kita bisa beriman bahwa Dia adalah seperti yang...

Rindu Hadirat Tuhan

Luangkan waktu sejenak untuk memikirkan keinginan Anda dalam hidup. Buat daftar cita-cita dari semua hal yang ingin Anda capai. Pikirkan prioritas utama Anda dan di mana Anda harus menghabiskan waktu menurut Anda. Sekarang, kembali ke daftar tersebut dan pertimbangkan berapa banyak dari keinginan Anda itu yang di dalamnya termasuk meluangkan waktu bersama Tuhan. Apakah ada pencapaian-pencapaianmu yang membutuhkan hadirat Tuhan? Penulis Mazmur 42 membandingkan dirinya dengan seekor rusa yang merindukan air. Rusa itu lelah dan haus tanpa air, jadi yang diinginkannya hanyalah menemukan aliran air untuk minum. Dengan cara yang sama, Pemazmur lelah dan letih dari kehidupan. Dia berada di bawah tekanan dan semakin lemah. Namun, kerinduan terdalamnya adalah Tuhan.  Sama seperti rusa merindukan air, jiwa pemazmur merindukan kehadiran Tuhan. Dia tahu bahwa solusi untuk masalah-masalahnya bukanlah prestasi dan pujian—melainkan meluangkan waktu dalam hadirat Tuhan. Tidak salah mem...